Cara Membeli Rumah

Cara Membeli Rumah? Barangkali Anda sudah kepikiran untuk membeli rumah idaman Anda. Ada banyak cara untuk membeli rumah, ibaratnya seperti pepatah “Banyak jalan menuju Roma”. Seperti halnya jika Anda ingin membeli rumah tak perlu pusing, jika Anda niatan dan kesempatan pasti bisa beli rumah. Belajar dari pengalaman adalah guru terbaik dalam hidup kita, betul tidak?

Lah ko belajar dari pengalaman? beli rumah saja belum… Tunggu sebentar, maksudnya belajar dari pengalaman adalah tidak hanya pengalaman pribadi akan tetapi dari pengalaman teman juga bisa. Belajar dari pengalaman orang tua juga bisa, belajar dari pengalaman rekan kerja kita, atau belajar dari pengalaman senior.

Pada kesempatan kali ini, admin Lukulo Media akan sedikit berbagi tutorial dari pengalaman saya pribadi dan juga reka-rekan kerja serta para senior. Pengalaman tersebut tentang bagaimana “Cara Membeli Rumah”, baik beli rumah yang baru, beli rumah seken/bekas ataupun overcredit. Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan sebelum memutuskan untuk membeli rumah.

Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum membeli rumah…

# Lokasi Rumah

Lokasi sangat penting menjadi patokan untuk menentukan lokasi yang tepat atau strategi dimana Anda akan membeli rumah. Lokasi rumah biasanya dikaitkan dengan hal-hal penting lainnya seperti :

Fasilitas yang tersedia, saat Anda akan membeli rumah pasti akan berfikir tentang keamanan, pasar/mall, sekolah, rumah sakit / fasilitas kesehatan.

Akses jalan, orang akan mempertimbangkan yang namanya akses jalan. Jika Anda super sibuk dengan bisnis, mobilitasnya tinggi dan butuh kecepatan dan ketepatan waktu. Rumah yang dekat dengan jalan tol, terminal, stasiun, pelabuhan dan Bandara menjadi pilihan tepat untuk Anda.

Tak hanya orang yang sibuk saja, bagi Anda orang yang ingin memiliki rumah pasti akan bertanya kepada developer atau salesnya “akses jalan mudah ga? dekat jalan raya ga? masuk perkampungan jauh apa g? jalan sudah rapi belum (beton/aspal/tanah). Admin Lukulo Media menyarankan minimal, jalan bagus dan bisa diakses mobil.

Bisa diakses mobil bukan berarti Anda harus memiliki atau membeli mobil. Minimal saat akan melakukan renovasi, jalannya bisa dimasuki mobil untuk mengangkut material bangunan. Saat Anda akan pindahan juga memakai mobil untuk mengangkut barang-barang Anda. Saat membeli perkakas atau perlengkapan rumah tangga yang hanya bisa diangkut mobil.

# Harga Terjangkau

Setelah memilih dan memutuskan lokasi rumah, sekarang waktunya mempertimbangkan harga rumah. Harga rumah tersebut terjangkau atau tidak? Lokasi boleh saja strategis, tapi kalau harganya tidak terjangkau oleh kemampuan kita percuma ya. Oleh karena itu, harga juga patut dipertimbangkan agar membeli rumah menyesuaikan dengan kantong.

Masalah harga terjangkau atau tidak, tergantung dari kondisi keuangan dan penghasilan dari calon pembeli rumah. Tapi tenang, bagi Anda yang punya uang pas-pasan bisa kok beli rumah. Bagaimana caranya? Mengikuti program KPR, jika ingin lebih ringan bisa mengikuti program perumahan KPR BTN yang bersubsidi.

Jika Anda sedang mencari rumah bersubsidi dari BTN bisa lihat refferensi di Rumah Hunian | Investasi Anda.

Biaya Tambahan, saat Anda melihat brosur rumah silakan lihat untuk biaya DP, biaya tambahan dan berapa bunga KPR-nya jika Anda ingin melakukan KPR. Biaya tambahan bisanya adalah berupa BPHTB, AJB, Balik Nama, Notaris dan IMB.

# Developer / Pengembang

Setelah memiliki uang yang cukup, bisalah beli rumah cash ataupun credit bisa diatur sesuai penghasilan. Selanjutnya, Anda perlu memperhatikan dari sisi developer / pengembang perumahan yang Anda pilih (tips ini tidak berlaku jika Anda memangun rumah sendiri / membeli rumah ke perorangan). Sebelum memutuskan membeli rumah, silakan cari tahu track record developer.

Anda lihat siapa developer rumahnya, lihat dari pengalaman-pengalaman developer pada proyek proyek perumahan sebelumnya. Sering ada masalah atau tidak? adakah keterlambatan dalam serah terima kunci rumah. Cari tahu testimoni-testimodi dari pembeli sebelumnya, bagaimana kualitas rumah yang dibangun oleh developer tersebut?

Itulah beberapa hal yang perlu diperhatikan saat Anda akan membeli rumah. Kalau boleh dipersempit cukup 3 hal yaitu LOKASI, HARGA dan DEVELOPER. 3 poin itu yang bisa dijadikan patokan saat Anda akan menentukan untuk membeli rumah.

Lalu bagaimana cara membeli rumah?

Caranya mudah saja, konsepnya sederhana seperti jual beli barang biasa. Karena pengalaman admin beli rumahnya kredit maka akan lebih fokus kepada cara membeli rumah kpr (untuk rumah subsidi yang dekat dengan jakarta barat, perbatasan tangerang. Paling dekat di daerah rajeg). Berikut ini cara membeli rumah kpr pada umumnya :

  1. Pilih perumahan yang Anda inginkan, langsung datang saja ke kantor pemasaran. Pilih tipe rumah yang Anda inginkan. Type rumah menentukan harga rumah, semakin besr typenya semakin mahal harganya. KPR subsidi 2015, minimal type rumah dengan harga jual 126,5 juta rupiah.
  2. Melakukan pemesanan / booking, sekarang umumnya booking rumah di anka 1 jutaan rupiah. Uang booking diluar uang uang muka atau dp, artinya jika Anda gagal atau tidak di acc bank. Maka uang 1 juta yang dibayarkan sebagai uang booking akan hangus.
  3. Saat Anda booking, pastikan sudah melihat lokasi kavling dan posisinya. Karena jika Anda akan pindah kavling dikenakan biaya tambahan pindah kavling. Pindah kavling bisa kena biaya mulai dari 750 ribuan.
  4. Biasanya, penyerahan berkas kelengkapan KPR paling lambat harus diserahkan 14 hari setelah melakukan booking. Jika sudah melakukan booking, silakan lengkapi berkasnya sesuai persyaratan dari developer atau pihak bank yang meberi KPR.
  5. Sampai poin 4, Anda tinggal menunggu untuk wawancara dengan bank pemberi KPR dan sambil membayar pelunasan DP. Saat Anda mengajukan berkas pengajuan KPR, akan diberitahu berapa harga jualnya, berapa uang muka yang harus dibayar dan berapa KPR yang akan diajukan.
  6. Setelah wawancara selesai, jika KPR Anda di acc pihak BANK pemberi KPR maka Anda tinggal melunasi pembayaran DP jika ingin segera akad kredit. Untuk keputusan di ACC atau tidak? hal itu keputusan mutlak pihak analis Bank pemberi kredit.

Mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan pada kesempatan kali ini. Atas perhatiannya saya ucapkan banyak terimakasih. Jika Anda ingin berbagi pengalaman, bisa langsung coret-coret di kolom komentar. Semoga artikel ini bermafaat bagi Anda yang sedang mencari tutorial cara mebeli rumah.

+ Info Tambahan

Sekedar informasi ringan saja, bahwa setiap tahunnya nilai property setiap tahun harganya selalu naik. Jadi, kalau hari ini Anda memutuskan untuk membeli rumah, tidaka akan ada ruginya.

Jika belum bisa mebeli rumah hari ini pun tidak apa-apa, Anda bisa mempersiapkan dananya melalui menabung, membeli emas ataupun berbisnis.

Selamat berkatifitas, semoga hari ini lebih baik daripada hari kemarin. Silakan baca juga Rumah Hunian | Investasi Anda (disini Anda akan memperoleh informasi mengenai rumah subsidi dari KPR Bank BTN untuk daerah bekasi, tangerang dan bandung).

Published by

admin

Perkenalkan Admin Lukulo Media. Nama : Rodin Saputra, kelahiran kota Kebumen yang sedang belajar meniti karir di dunia internet khususnya blog. Lulusan SMK Kejuruan Teknik Pemesinan dari Gombong tahun 2007 ingin beralih profesi menjadi penulis blog. Bertolak belakang memang dengan cita-cita awal sekolah, namun kini menulis menjadi hoby baru untuk admin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *