Narkoba Monster Pemakan Manusia

Saya tak mengenal monster yang satu ini, akan tetapi saya tahu dari berita-berita di media cetak, elektronik ataupun media online. Peredarannya sulit dibendung karena ada beberapa oknum yang terlibat didalamnya demi pundi-pundi rupiah. Para bandar, pengedar dan oknum yang membantu peredarannya tak memikirkan dampak buruk dari monster tersebut.

Korban di Indonesia menurut BNN setiap harinya 40 jiwa orang meninggal dengan sia-sia. Pada awal tahun 2015 pemerintah memberikan ganjaran hukuman mati kepada bandar dan pengedar di Indonesia. Akan tetapi ada yang aneh ketika pengedar tersebut adalah warga negara tetangga kanguru (baca : bali nine). Divonis hukuman mati, namun sampai artikel ini ditulis belum juga dilakukan eksekusi. Ada berita yang menyatakan eksekusi hukuman mati akan ditunda hingga akhir bulan maret.

Apakah ada intervensi politik luar negeri hingga pemerintah bimbang dan tidak tegas dengan hukum yang ada di negerinya sendiri. Sebagai orang awam tetnunya akan bertanya-tanya kenapa harus ditunda? Dan mungkin banyak timbul pertanyaan yang mencuat di tengah-tengah masyarakat.

Apakah anda setuju jika hukuman mati tetap dipertahankan di Indonesia khususnya untuk kasus Narkoba (BANDAR, Pengedar). Karena korban dari monster ini tidak mengenal usia, status sosial dan isi kantong si korban. Dengan adanya monster ini bisa menimbulkan kematian, pencurian jika korban tidak memiliki uang lagi jika sedang kecanduan.

Lihat video pengakuan berikut ini :

Setelah melihat video ini, apa komentar anda?

Published by

admin

Perkenalkan Admin Lukulo Media. Nama : Rodin Saputra, kelahiran kota Kebumen yang sedang belajar meniti karir di dunia internet khususnya blog. Lulusan SMK Kejuruan Teknik Pemesinan dari Gombong tahun 2007 ingin beralih profesi menjadi penulis blog. Bertolak belakang memang dengan cita-cita awal sekolah, namun kini menulis menjadi hoby baru untuk admin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *