Kado Tak Wajar Menuai Komplain dari Sang Pacar

kado

Mermberikan kado kepada orang-orang terdekat adalah hal yang biasa kita lakukan pada momen-momen penting. Seperti ulang tahun, naik jabatan, melahirkan anak, hari pernikahan dan sebagainya. Kado menurut saya pribadi adalah pemberian hadiah sebagai tanda sayang, ucapan terimakasih, rasa bangga dan sebagai apresiasi kepada yang diberi kado itu sendiri.

Siapa yang pantas kita beri kado? tentu saja semua orang pantas untuk diberi kado. Hanya ada batasan-batasan dimana harus menghargai orang tersebut. Semisal kita memberi kado kepada istri orang, tentu saja hal itu bias menyebabkan malapetaka bagi si pemberi kado. Apalagi kadonya diberikan secara special tanpa sepengetahuan pasangannya.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, sebaiknya kado hanya diberikan kepada orang-orang tertentu saja yang dekat dan memiliki hubungan yang jelas dan legal. Misal suami/istri, orang tua, saudara, teman, sahabat, atasan, rekan kerja dan mungkin pacar atau gebetan baru juga boleh.

Waktu yang cocok saat memberikan kado ataupun hadiah kepada orang terdekat kita sebaikanya diberikan pada waktu yang tepat. misalkan Ulang Tahun. Naik jabatan, hari pernikahan, hari kelahiran putra-putrinya dan masih banyak hari-hari lainnya yang menurut anda penting dan bagi yang diberi kado.

Kado sekarang tidak hanya terwujud dalam bentuk barang atau bunga. Di jaman modern seperti sekarang ini banyak sekali jenis kado yang bisa dijadikan hadiah. Misal voucher belanja, tiket nonton film, tiket nonton konser dan tiket lainya yang serupa. Mungkin anda juga tidak menyangka jika artikel ini bias dijadikan sebagai kado untuk orang yang kita sayang walaupun belum tentu bias diterima secara sepenuh hati.

Karena kita sudah terbiasa memberikan kado dalam bentuk barang yang terbungkus rapi dalam sebuah kotak ataupun pembungkus kertas kado berpita dengan tulisan ucapan. Lalu dimana saja kita bias memberikan kado? kalau jaman konvensional dahulu, mungkin sekarang juga masih diterapkan oleh sebagian orang ataupun masih banyak orang yang memberikan kado secara langsung dan tatap muka.

Kalau menurut saya pribadi, pemberian kado seharusnya sudah tidak terbatas oleh jarak. Diamanapun kita berada, kita bias memberikan kado kepada orang-orang yang kita sayangi. Semisal orang papua memiliki pacar sedang berada  di Jakarta. Dia bias mengirim kado dalam bentu e-voucher belanja. Jikalau dalam bentuk barang bias dikirim melalui jasa ekspedisi.

Bagaimana jika waktu mepet dan tak sempat menggunakan jasa ekspedisi. Di Indonesia sendiri sudah bermunculan startup yang konsen mengembangkan kado digital. Dimana semua orang bias mengirim kado secara online. Anda bias cek di google contohnya kado digital adalah giftcard.co.id, gifcard Indonesia focus di pemberian kado secara digital.

Nah itu sedikit uraian mengenai kado tak wajar. Pengalaman saya pada hari ini adalah memberi kado tapi dikomplain karena bungkusnya kurang elegan.

Kata pacar saya : kado si kado tapi bungkusnya ga gini-gini juga kali,,,,

Published by

admin

Perkenalkan Admin Lukulo Media. Nama : Rodin Saputra, kelahiran kota Kebumen yang sedang belajar meniti karir di dunia internet khususnya blog. Lulusan SMK Kejuruan Teknik Pemesinan dari Gombong tahun 2007 ingin beralih profesi menjadi penulis blog. Bertolak belakang memang dengan cita-cita awal sekolah, namun kini menulis menjadi hoby baru untuk admin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *